SALAM MANIS DARI DEVINA

Halo semua..., salam kenal dari aku, Namaku Gressia Devina Frida Mareta. Pada saat membuat blog ini, umurku 9 tahun. Nah..., dengan dibantu papaku, aku membuat blog khusus anak-anak. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Jangan lupa tetap rajin belajar  untuk meraih cita-citamu.

Senin, 06 April 2009

CERITA ANAK – KANCIL DAN BUAYA


Pada suatu hari yang cerah, Kancil sedang berjalan-jalan di hutan. Tiba-tiba terdengar suara tembakan para pemburu di hutan. Semua binatang berlari kesana kemari, karena ketakutan. Kancil juga merasa ketakutan sekali, dia pun berlari menjauhi pemburu itu.

Namun ketika jauh berlari, gerak langkahnya terhenti. Ya, karena didepannya ada sebuah sunggai, dan Kancil tidak dapat menyeberangi sungai itu. Lihat…., banyak buaya di dalam sungai itu. Pasti mereka sangat kelaparan.

Dari Kejauhan suara tembakan pemburu semakin terdengar, dan menuju ke arah Kancil. “Wah…, aku mau lari kemana lagi? Jika aku berenang ke dalam sungai, para buaya itu juga akan memangsaku.” saat itu juga terlihat para buaya sedang menanti kancil untuk dijadikan santapannya. Buaya itupun mengejek Kancil, “Kancil…, mau lari kemana? Ayo masuk ke sungai…, kami sudah lapar sekali. Pasti enak makan daging kancil . ha .. ha … ha.”

Posisi Kancil semakin terdesak, hidup dan mati. Jika kancil hanya berdiam diri saja, pasti para pemburu itu akan menembaknya. Dan jika dia menyeberangi sungai pasti akan dimakan oleh buaya-buaya yang kelaparan.

Kancil adalah hewan yang cerdik, disaat itulah dia menemukan akal untuk dapat terbebas dari para pemburu dan buaya yang kelaparan. Kemudian Kancil berkata kepada para buaya “ Hei para buaya, kalian pasti kelaparan. Makanlah aku…, tapi apa cukup dagingku untuk semua buaya di sungai ini.”

Para buaya berpikir sejenak mendengar ucapan si Kancil. Dan salah satu buaya berkata “ Iya pasti tidak cukup, supaya adil kita bagi saja daging si Kancil ini. Karena semua sudah kelaparan.”

Kancil berkata “ Nah itulah maksudku!!!…, Aku akan menghitung dulu jumlah buaya yang ada di sungai, supaya kalian dapat membagi dagingku dengan rata.”

Buaya berkata “Setuju…, Bagaimana cara menghitungnya?”, kancilpun menjawab dengan sungguh-sungguh “Mudah saja, kumpulkan semua buaya, lalu semua buaya berbaris dari tepi sungai menuju tepi sungai yang diseberang itu. Lalu aku akan menghitung jumlah buaya.”

Buaya buaya itu setuju atas usul Kancil, merekapun berbaris rapi dari tepi sungai sampai dengan tepi sungai yang diseberangnya. seakan – akan mereka membuat jembatan buaya yang menghubungkan tepian sungai itu. setelah selesai, saatnya Kancil menghitung buaya, tentunya dengan melewati punggung para buaya. Ups… dengan lincah kancil melompat dari buaya satu ke buaya yang lainnya, hingga akhirnya sampai di tepian sungai yang lain.

Setelah menginjakan kakinya di tepian sungai, Kancil berkata “Wah jumlah kalian sangat banyak, dagingku tidak cukup. Terima kasih ya telah membantu aku untuk menyeberang sungai.” Kemudian kancil berlari masuk ke dalam hutan.

Semua buaya tercengang, dan berkata “Dasar kancil…, kita telah ditipu!!! Ayo sembunyi pemburu itu sudah mendekati sungai!!!” Semua buaya pun membubarkan diri untuk menghindar dari pemburu.

Itulah kisah Kancil yang cerdik, walaupun terjepit masih saja menemukan akal untuk terbebas dari para pemburu dan buaya yang hendak memangsanya.

Share this post :
Technorati Tags: ,,,

1 komentar on "CERITA ANAK – KANCIL DAN BUAYA"

Ghvanda Perdana Putri on 6 April 2009 pukul 05.16 mengatakan...

buayanya bodoh sekali ,nggak pernah belajar sih.kaya kancil tuh pintar.

Posting Komentar

 

WEBSITE KREATIFITAS ANAK Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez